Salah satu wartawan sepuh Aceh Selatan Masluyuddin meraih predikat wartawan utama setelah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Banda Aceh 27-29 Agustus 2026 lalu.
Pasalnya, wartawan harian Analisa Medan itu meraih predikat tertinggi dalam dunia jurnalistik itu di usianya yang sudah 65 tahun.
Begitupun, atas capaian tersebut,menjadikan mantan ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Selatan itu sebagai satu-satunya wartawan senior di Aceh Selatan saat ini yang bersertifikasi UKW Utama.
Pemimpin Umum Media Aspiratif Id Hendra Saputra mengatakan, apa yang dilakukan Masluyuddin merupakan hal yang sangat luar biasa sekali.
Sebab, di usia yang sudah tidak muda lagi, Masluyuddin memberikan pesan bahwa menulis dan berkarya di dunia junalistik tidak mengenal usia.
“Ini prestasi yang sangat luar biasa sekali, dan harus menjadi menjadi motivasi dan contoh bagi wartawan muda khususnya di Aceh Selatan,” kata Hendra Saputra, Rabu (02/09/20260.
Menurut mantan wakil ketua KNPI Aceh Selatan ini, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan proses penilaian atau pengujian kemampuan bagi seorang jurnalis untuk menguasai standar profesi jurnalistik.
“UKW itu penting bagi seorang jurnalis atau wartawan, walaupun untuk menjadi wartawan tidak harus UKW dulu,” ujarnya.
Lebih lanjut mantan wartawan Tabloid Modus Aceh itu menjelaskan, di Aceh Selatan saat ini sudah banyak wartawan yang memikili sertifikasi UKW baik Muda maupun Madya.
Ini menjadi bukti bahwa di Aceh Selatan, motivasi dan semangat untuk menjadi jurnalis semakin hari semakin tinggi.
“Saat ini ada sekitar 40 lebih wartawan dari berbagai media di Aceh Selatan, dan sebagian sudah bersertifikasi UKW Muda, Madya dan baru 1 orang Utama, yaitu bang Masluyuddin,” kata Hendra .
Hendra menambahkan, sebagai pimpinan Media ia memberikan apresiasi terhadap capaian yang sudah diperoleh oleh Masluyuddin selama 38 tahun menjadi wartawan di Aceh Selatan.
“Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada Bang Masluyuddin dan semoga ini menjadi motivasi bagi kami wartawan muda di Aceh Selatan,” tutupnya.
Untuk diketahui, Masluyuddin memulai karir jurnalis nya pada tahun 1988 dengan bergabung di media Harian Analisa Medan.
Selain itu, saat ini Masluyuddin juga menjaba sebagai Redaktur Pemerintahan dan Daerah di Media Aceh merangkap kepala Biro Aceh Selatan.
Begitupun, saat ini Masluyuddin juga dipercaya sebagai pemimpin redaksi Media Aspiratif Id.**



Tinggalkan Balasan