Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS. SE, M.Sos secara resmi melantik pengurus baru Karang Taruna (KT) Kabupaten Aceh Selatan yang berlangsung di Aula Dinas Pariwisata, Selasa 21 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema strategis “Membina Generasi Maju, Produktif, dan Peduli Sesama”.
Bupati Mirwan dalam arahannya mengatakan, amanah ini bukan sekadar gelar atau posisi struktural, melainkan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab moral untuk membawa pemuda-pemudi Aceh Selatan menjadi motor penggerak pembangunan sosial di daerah kita tercinta.
Itu sebab, Karang Taruna harus hadir di garis terdepan saat masyarakat membutuhkan, baik dalam aksi kemanusiaan, penanganan masalah sosial, maupun tanggap bencana, sesuai dengan tema hari ini, yaitu Membina Generasi Maju, Produktif, dan Peduli Sesama.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan kata Bupati Mirwan sangat menyadari bahwa keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan mitra strategis, dan Karang Taruna adalah salah satu garda terdepan di tingkat daerah hingga ke pelosok gampong.
“Jadikan organisasi ini sebagai tempat belajar, berkarya, dan mengabdi tanpa pamrih,” sebut Bupati Aceh Selatan.
“Kuatkan konsolidasi, satukan langkah, dan buatlah program kerja yang realistis serta menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, untuk menuju Aceh Selatan yang lebih maju, produktif dan madani,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Selatan, Rudi MS,SKM dalam kesempatannya menegaskan bahwa amanah kepemimpinan yang dititipkan bukan sekadar formalitas struktural, melainkan sebuah tanggung jawab moral dan organisional yang besar.
Menurutnya, guna menjawab tantangan era globalisasi dan dinamika zaman, Karang Taruna Aceh Selatan merumuskan tiga pilar utama yang menjadi arah kebijakan organisasi.
Mendorong lahirnya pemuda yang memiliki integritas tinggi, berwawasan luas, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi modern, tanpa mengesampingkan pilar keagamaan, nilai budaya, dan adat istiadat lokal.
Selain itu,kata Rudi, mewujudkan Karang Taruna sebagai inkubator kreativitas, kewirausahaan, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta optimalisasi teknologi digital dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Pemuda hari ini harus berani berpikiran terbuka, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki wawasan yang luas. Karang Taruna harus menjadi wadah pembinaan karakter sehingga mampu melahirkan generasi yang tangguh dan berdaya saing,”ujar Rudi.
Rudi menjelaskan, Karang Taruna yang diketuainya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung program pembangunan sosial, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“Dengan semangat kebersamaan, saya yakin Karang Taruna dapat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Aceh Selatan yang lebih maju, produktif, dan madani,” kata Rudi.
“Kami percaya pembangunan daerah semakin kuat apabila pemerintah dan pemuda berjalan berdampingan. Karang Taruna siap menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan sosial, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas SDM serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal,” sambungnya.
Sebagai organisasi yang lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat, Rudi mengatakan, karang taruna berkomitmen menjadikan organisasi yang aktif, profesional, inovatif, transparan, dan mampu memberikan kontribusi nyata.
“Program kerja yang akan kami laksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berorientasi pada hasil yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”ujarnya.
“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, musyawarah sebagai jalan penyelesaian, dan gotong royong sebagai budaya organisasi,” tutup Rudi.**








Tinggalkan Balasan