Para jamaah haji Indonesia saat ini tengah memasuki fase kepulangan ke Tanah Air setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Secara bertahap, mereka akan diterbangkan kembali ke Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat yang telah lama menantikan kepulangan mereka.
Perjalanan pulang dari Tanah Suci bukan hanya perpindahan fisik semata menuju kampung halaman, tetapi juga menjadi momen untuk mensyukuri nikmat Allah atas kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
Oleh karena itu, selain mengikuti berbagai prosedur perjalanan demi menjaga keselamatan dan kelancaran kepulangan, para jamaah juga dianjurkan memperbanyak bacaan dzikir dan doa selama perjalanan.
Dalam sejumlah riwayat hadis dan keterangan para ulama, disebutkan beberapa doa yang dianjurkan untuk diamalkan oleh jamaah haji ketika kembali dari Tanah Suci.
Doa-doa tersebut mencerminkan rasa syukur, harapan akan keberkahan, serta permohonan agar perjalanan pulang diberikan keselamatan hingga tiba di tempat tujuan.
Adapun rangkaian tiga doa yang dapat diamalkan oleh jamaah haji saat pulang dari Tanah Suci adalah sebagai berikut:
1. Doa ketika Pulang dari Perjalanan Haji
Doa pertama adalah doa yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud (wafat 275 H) dalam kitab Sunan Abi Dawud. Rasulullah SAW menganjurkan membaca doa ini ketika kembali dari perjalanan, termasuk perjalanan ibadah haji.
Doa ini mengandung pengakuan akan keagungan Allah SWT sekaligus ungkapan syukur atas selesainya perjalanan ibadah. Di dalamnya juga terdapat ikrar untuk senantiasa kembali kepada Allah melalui taubat, ibadah, serta ketaatan setelah pulang dari Tanah Suci.
Berikut lafaz doa yang dimaksud:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، آئِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ سَاجِدُونَ، لِرَبِّنَا حَامِدُونَ صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lahū, lahul mulku wa lahul ḥamdu, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr. Ā’ibūna tā’ibūna ‘ābidūna sājidūn, li rabbinā ḥāmidūn. Ṣadaqallāhu wa’dahū wa naṣara ‘abdahū, wa hazama al-aḥzāba waḥdahū.
Artinya: “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kami kembali, kami bertobat, kami beribadah, kami bersujud, dan kepada Tuhan kami, kami memuji. Allah telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan seluruh pasukan musuh dengan kekuasaan-Nya semata.” (Sunan Abi Dawud [Beirut: Dar al-Fikr], vol. 3, h. 43)
2. Doa ketika Tiba di Kampung Halaman
Setelah perjalanan panjang berakhir dan jamaah mulai memasuki daerah tempat tinggalnya, para ulama menganjurkan jamaah haji untuk memanjatkan doa memohon keberkahan bagi negeri dan masyarakat tempat ia kembali.
Imam an-Nawawi (wafat 676 H) dalam kitab Al-Idhah fi Manasik al-Hajj wa al-Umrah menyebutkan lafaz doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا
Allāhumma innī as’aluka khairahā wa khaira ahlihā wa khaira mā fīhā.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan negeri ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan segala sesuatu yang ada di dalamnya.” (Al-Idhah fi Manasik al-Hajj wa al-Umroh [Beirut: Dar al-Fikr], vol. 1, h. 516)
Doa tersebut mengajarkan seorang muslim untuk memohon keberkahan bagi lingkungan tempat tinggalnya, sekaligus berharap agar dirinya dapat kembali berinteraksi dengan masyarakat dalam suasana yang baik dan penuh kemaslahatan.
Disamping itu, Imam an-Nawawi juga menyebutkan doa lain yang dapat dibaca ketika tiba di kampung halaman. Berikut lafaz doa yang dimaksud:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ لَنَا بِهَا قَرَارًا وَرِزْقًا حَسَنًا، اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا جَنَاهَا وَأَعِذْنَا مِنْ وَبَالِهَا وَحَبِّبْنَا إِلَى أهْلِهَا وَحَبِّبْ صَالِحِيْ أَهْلِهَا إِلَيْنَا
Allāhummaj’al lanā bihā qarāran wa rizqan ḥasanān. Allāhummarzuqnā janāhā wa a’idznā min wabālihā, wa ḥabbibnā ilā ahlihā, wa ḥabbib ṣāliḥī ahlihā ilainā.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah bagi kami di tempat ini kehidupan yang tenteram dan rezeki yang baik. Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami hasil dan manfaatnya, lindungilah kami dari segala keburukan dan bencana yang ada padanya, jadikanlah kami dicintai oleh penduduknya, dan jadikanlah orang-orang saleh dari penduduknya kami cintai serta mencintai kami.” (Al-Idhah fi Manasik al-Hajj wa al-Umroh [Beirut: Dar al-Fikr], vol. 1, h. 516)
3. Doa ketika Sampai di Rumah
Setelah tiba di rumah dan kembali berkumpul bersama keluarga, jamaah haji juga dianjurkan untuk membaca doa yang berisi ungkapan taubat dan penghambaan kepada Allah SWT.
Adapun doa yang dapat diamalkan adalah sebagai berikut:
تَوْبًا تَوْبًا لِرَبِّنَا أَوْبًا لاَ يُغَادِرُ حَوْبًا
Tauban tauban li rabbinā auban lā yughādiru ḥaubān.
Artinya: “Duhai Tuhan kami, kami bertobat kepada-Mu dengan sebenar-benarnya tobat, kembali kepada-Mu dengan sepenuh hati, suatu kembali yang tidak menyisakan dosa sedikit pun.” (Al-Idhah fi Manasik al-Hajj wa al-Umroh [Beirut: Dar al-Fikr], vol. 1, h. 516)
Tentunya doa ini mengandung makna yang mendalam. Setelah jamaah menyelesaikan ibadah manasik dan kembali ke rumah, jamaah tersebut diharapkan tetap menjaga semangat taubat, memperbaiki diri, serta mempertahankan nilai-nilai kebaikan yang telah diperoleh selama berada di Tanah Suci. Karena itu, doa-doa ini sangat dianjurkan untuk diperhatikan dan diamalkan.
Demikianlah tiga bacaan doa yang dianjurkan untuk diamalkan selama perjalanan pulang dari Tanah Suci. Mulai dari saat meninggalkan Tanah Suci, tiba di kampung halaman, hingga memasuki rumah tempat tinggal.
Makna yang terkandung di dalam doa-doa ini hakikatnya menegaskan bahwa perjalanan haji bukanlah akhir dari ibadah, melainkan awal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dengan hati yang lebih dekat kepada Allah.
Semoga Allah SWT menganugerahkan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan kepada seluruh jamaah haji hingga tiba di tempat tujuan, menerima seluruh amal ibadah mereka, serta menjadikan hajinya sebagai haji yang mabrur. Āmīn yā Rabbal ‘Ālamīn.



Tinggalkan Balasan